Home / Berita / Kedepankan Koordinasi Berjenjang

Kedepankan Koordinasi Berjenjang

KOTAMOBAGU – Problem data pemilih dari pemilihan ke pemilihan sebenarnya tidak jauh dari persoalan data ganda, orang sudah meninggal masih masuk data atau pemilih pindah domisili yang masih tercatat di data pemilih.
“Karena itu KPU Kota Kotamobagu berharap PPK maupun PPS tidak berhenti dalam memantau perkembangan pemilih hingga hari H pemungutan suara,” tegas Asep Sabar, komisioner KPU Kota Kotamobagu yang menangani masalah data pemilih saat Bimbingan Teknis bagi PPK se-Kota Kotamobagu di Hotel Senator, Kamis (17/11/17) pagi.
Menurut Asep, sisi lain penyebab permasalahan tersebut muncul, karena baik PPK maupun PPS hanya bekerja dan terpatron sesuai jadwal yang ada, ketika sudah daftar pemilih sudah diplenokan atau ditetapkan mereka tidak mau tahu lagi dengan urusan daftar pemilih.
“Paradigma inilah yang sudah harus dihilangkan. Kuncinya PPK dan PPS harus bekerja memutakhirkan dan memvalidasi data pemilih sampai hari H. Ini penting agar tidak ada pemilih yang tidak terdaftar di data pemilih,” jelas Asep sambil menambahkan bahwa dianjurkan PPK maupun PPS nanti mencatat calon-calon pemilih pemula yang sampai dengan hari H pemungutan suara akan berusia 17 tahun.
“Bila perlu langsung sampaikan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk dibuatkan surat keterangan. Sehingga Disdukcapil pada hari H pemungutan suara; 27 Juni 2018, tidak lagi disibukkan membuat surat keterangan.”
Dalam bimtek tersebut Asep sempat menjelaskan soal akan berubahnya format data pemilih dari yang selama ini digunakan. “Jadi nanti akan ada bimtek lanjutan khusus data pemilih. Mengingat format data pemilih akan berubah dan berbeda dengan yang selama ini dipergunakan. Banyak aturan-aturan yang akan dihilangkan dan diganti dengan yang baru.”
Sebelumnya, Iwan Manoppo, komisioner KPU Kota Kotamobagu yang menangani partisipasi pemilih serta sosialisasi berharap PPK mau bekerja penuh waktu mensosialisasikan penyelenggaraan pemilihan walikota dan wakil walikota Kota Kotamobagu kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.
“PPK diminta berinovatif kreatif dalam melakukan sosialisasi, mengingat keterbatasan anggaran. Bisa menggunakan sarana, seperti shalat Jumat atau ibadah-ibadah di gereja setiap hari Minggu. Atau perkumpulan-perkumpulan lain, minimal penyampaian terkait hari H pemungutan suara 27 Juni 2018 dan cek nama di daftar pemilih.”
Target KPU Kota Kotamobagu pada Pilwako kali ini, lanjut Iwan, partisipasi pemilih bisa tinggi. “Paling tidak sama dengan Pilwako 2013 yang mencapai angka prosentase 83 persen. Lebih dari itu lebih bagus. Kewajiban kita mempertahankan prestasi terbaik nasional.”
Sementara itu, Aditya Tegela, komisioner yang menangani teknis penyelenggara menekankan pada kesiapan PPK terkait verifikasi calon perseorangan yang pemasukkan berkasnya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
“PPK dan PPS diminta untuk hati-hati dalam memverifikasi dukungan pasangan calon dari jalur perseorangan nanti, jangan main coret atau putuskan tidak memenuhi syarat (TMS) hanya gara-gara tidak ditemui saat verifikasi lapangan. Atau sebaliknya main klaim memenuhi syarat (MS), padahal tidak bertemu langsung dengan si pendukung dimaksud.”
Nah, terkait itu, Amir Halatan, komisioner yang menangani divisi hukum menyampaikan gambaran bagaimana KPU Kota Kotamobagu saat berhadapan dengan persoalan hukum di Pilwako 2013.
“Alhamdulillah, gugatan yang dilayangkan dua pasangan calon semuanya dimenangkan oleh KPU Kota Kotamobagu. Itu semua berkat kerja-kerja kolektif kolegial serta kejujuran semua pihak, termasuk PPK. Ini harus dipertahankan pada Pilwako 2018 mendatang.”
Menutup Bimtek sehari itu, Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, berpesan agar semua pihak saling berkoordinasi dalam menjalani tahapan yang ada, jangan sampai jalan sendiri-sendiri.
“Apapun yang terjadi dan mencuatnya berbagai persoalan harus diputuskan secara kolektif dan berjenjang. Kami berharap PPK kali ini bisa lebih berintegritas sebagaimana sudah disepakati saat pelantikan lalu,” pungkas Nova. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …