Kampanye Wajib Kantongi Ijin

KOTAMOBAGU – Beberapa hal perlu dipahami oleh partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 di kampanye terbuka 16 Maret hingga 5 April mendatang.

Yang paling utama, kata Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, adalah ijin ke kepolisian dan kantor kesbang pol. “Ini penting agar ada koordinasi, khususnya pengemanan karena akan mengundang banyak massa,” tegas Nayodo saat rakor KPU, Panwas, Pemkot dan Parpol, Kamis (06/03/14) kemarin.

Nayodo bahkan berulang-ulang mengingatkan kepada parpol peserta pemilu 2014 untuk segere mengurus ijin. “Sebagaimana aturan yang berlaku, untuk ijin harus sudah diurus minimal tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye.”

Dalam kesempatan tersebut Panwaslu Kotamobagu menambahkan sebaiknya dalam pengurusan ijin juga diserta dengan nama-nama juru kampanye yang akan tampil dalam kampanye. “Ini penting agar para pengawas nanti bisa memantau jangan sampai ada jurkam yang tidak terdaftar justru melakukan kampanye. Kalau itu terjadi kami akan melarang yang bersangkutan,” tegas Agus Paputuangan.

Tak hanya itu, dalam aturan memang sudah ditegaskan bahwa untuk juru kampanye sebaiknya diperjelas juga identitasnya, termasuk dalam struktur partai atau calon legislative (caleg). Dalam PKPU No 15/2013 dijelaskan bahwa rekomendasi tersebut dibuat empat rangkap masing-masing untuk KPU, Panwaslu, polisi dan parpol itu sendiri.

Sementara untuk kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, tatap muka, rapat umum dan lain sebagainya, KPU menegaskan bahwa peserta pemilu diwajibkan memberitahu kepada polisi tujuh hari sebelum pelaksanaan. Pertemuan terbatas pun disesuaikan, untuk kabupaten/kota hanya 250 orang.

“Hingga menjelang kampanye terbuka, ternyata tidak ada satu partai pun atau caleg yang melapor bila melakukan pertemuan tertutup. “Karena itu untuk kampanye terbuka diwajibkan untuk urus ijin dan lain-lain agar bisa terpantau, termasuk juga dijelaskan jumlah massa yang akan hadir,” pungkas Ivan Tandayu, penanggungjawab pengawasan Panwaslu Kotamobagu. (**)

Leave a Reply