Jangan Larang Warga Memilih

KOTAMOBAGU – Bagi siapa saja yang dengan sengaja menghalang-halangi atau mengajak orang untuk tidak mencoblos (golput) pada Pemilu 2014, seharusnya dikenai sanksi pidana.

Anggota KPU Kotamobagu, Aditya Tegela, mengatakan berdasarkan pasal 287 Undang-Undang Tentang Pemilu, jelas mengatakan bahwa pihak yang sengaja mengajak golput dapat dikenai sanksi pidana. “Siapa pun itu, jangan mengajak orang untuk golput. Bahkan jika suatu perusahaan atau instansi pemerintah melarang pegawainya untuk mencoblos, segera laporkan. Bisa dari tingkat kecamatan atau yang lebih tinggi,” Aditya, Senin (10/02/14).

Aditya yang juga Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Hukum dan Pengawasan KPU Kotamobagu, berharap agar Pemilu 2014 dapat sepenuhnya dimaksimalkan oleh masyarakat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu juga terus melakukan sosialisasi bersama relawan demokrasi. “Bahkan KPU Kotamobagu juga sudah mengakomodir warga binaan yang ada di Lembaga pemasyarakatan agar mereka bisa menyampaikan hak konstitusionalnya.”

Dibagian lain Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Pemula dan Pengembangan SDM KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo, menambahkan salah satu alternatif untuk menekan angka golput adalah dengan mengenakan sanksi bagi penduduk yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sehingga berdampak positif masyarakat takut jika tidak memilih.

Pernyataan Iwan itu itu menanggapi adanya indikasi bakal terjadinya kenaikan jumlah angka golput pada Pemilu 2014. Menurut dia, kecenderungan meningkatnya golput pada setiap penyelengaraan pemilu antara lain disebabkan perilaku buruk sejumlah oknum elite politik.

“Banyak faktor yang menyebabkan golput meningkat, salah satunya adalah pemberitaan media massa yang menyebutkan elite politik dan oknum pemerintah yang terlibat tindak pidana korupsi, politik uang (money politik). Nah, perilaku-perilaku semacam itu yang menjadikan masyarakat apatis di pemilu.”

Untuk itu, masih kata Iwan, KPU berharap keseriusan relawan demokrasi dalam melakukan sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya menyukseskan pemilu. “Sosialisasi pemilu ini jangan hanya terkait informasi secara teknis tentang penyelenggaraan pemilu, juga memberikan motivasi tentang arti penting pemilu. Khususnya kepada pemilih pemula agar lebih ditingkatkan sosialisasi pemilu.” (**)

Leave a Reply