Jangan Gadaikan KPU

KOTAMOBAGU – Semakin dekatnya penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat konsolidasi nasional (Rakonas) di Jakarta.

Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah Pemilu Indonesia, KPU RI menggelar Rakonnas jelang Pemilu 2014. Hadir sekitar 4 ribuan orang yang terdiri dari komisioner KPU dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota se-Indonesia plus sekretaris.

Ketua KPU RI Husni Kamil Manik mengatakan, konsolidasi ini pertama kali digelar sejak Pemilu ada di Indonesia atau setelah tahun 1999. “Konsolidasi ini bukan sekedar tingkatkan profesionalitas tapi menyegarkan dan meningkatkan komitmen kita dalam melaksanakan demokrasi. Dengan demikian kita sedang memikul sejarah Indonesia untuk berdemokrasi secara modern,” ucap Husni disambut riuh anggota KPU nasional..

Menurut Manik, pemungutan suara DPR, DPD dan DPRD tinggal berhitung hari. KPU berkewajiban melayani hak pilih warga negara dengan sebaiknya. “KPU juga berkewajiban memperlakukan peserta pemilu secara adil dan setara, sehingga KPU harus laksanakan pelayanan terbaik untuk melaksanakan kedaulan rakyat,” tegasnya.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Pemula dan Pengembangan SDM KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo, menambahkan, Rakonas tersebut juga bertujuan demi mewujudkan pemilu yang jujur dan adil serta menjaga suara pemilih, untuk menjadikan Indonesia sebagai rujukan dunia terkait dengan praktik demokrasi yang bermartabat. “Karena itu KPU RI meminta kepada semua anggota KPU se-Indonesia agar tidak berpihak pada kepentingan kelompok tertentu.

“Jangan kita menggadaikan amanah rakyat dengan kepentingan sesaat dan bahkan individual. Saya mengingatkan bahwa penyelenggaraan Pemilu ini tidak hanya kita pertanggungjawabkan kepada rakyat, tetapi generasi yang akan datang,” kata Iwan mengikuti apa yang dipesankan Manik. (**)

Leave a Reply