Intinya, Warga harus Terdaftar

KOTAMOBAGU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kotamobagu sepakat untuk terus mengawal daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan 1 November kemarin.

Menurut ketua Divisi Data Panwaslu Kotamobagu, Ivan Tandayu, pihaknya bersama KPU, dalam hal ini Divisi Data, juga selalu berkoordinasi dan meng-sinkronkan perkembangan yang terjadi di lapangan. “Ini penting agar tidak ada kesimpangsiuran di masyarakat,” tegas Ivan belum lama ini.

Dia juga menambahkan bahwa selain melakukan evaluasi hingga ke desa-desa serta TPS, Panwaslu juga memantau perkembangan yang terjadi seputar pemilih. “Kami berharap ke tahapan-tahapan selanjutnya tidak akan terjadi perbedan pendapat agar hasil pemilu bias berkualitas dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Di bagian lain, Ketua Divisi Data Informasi, Humas, Kampanye dan Hubungan Antar Lembaga, Asep Sabar, menambahkan bahwa problem yang sama dihadapi oleh penyelenggara pemilu, dalam hal ini Panwaslu dan KPU adalah bagaimana masyarakat yang belum terdaftar di daftar pemilih bias segera mendaftarkan diri. “Karena itu kami selalu meminta dan mengharapkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan siapa pun yang terkait dengan penyelenggaraan serta suksesnya pemilu, termasuk partai politik, untuk memberitahukan kepada pemilih untuk mendaftarkan diri bila namanya belum tercantum di daftar pemilih yang ada saat ini.” (dh/kk)

Leave a Reply