Home / Berita / Inilah Syarat Pencalonan Pilwako 2018

Inilah Syarat Pencalonan Pilwako 2018

KOTAMOBAGU – Mulai Senin hingga Rabu (08-10/01/18) besok, KPU Kota Kotamobagu akan membuka masa pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Kota Kotamobagu Pilkada tahun 2018 ini.
“Syarat pencalonan itu berkaitan dengan siapa yang dapat mencalonkan. Kalau syarat calon, syarat yang melekat pada calon. Dari jalur perseorangan sudah mulai. Nah yang dari jalur partai, siapkan dan tuntaskan dokumen persyaratannya untuk dibawa saat mendaftar,” kata Nova Tamon, Ketua KPU Kota Kotamobagu di ruang kerjanya, Minggu (07/01/18).
Nova menyebutkan empat dokumen yang secara komulatif mesti diserahkan kepada KPU Kota Kotamobagu. Dokumen itu antara lain, surat pencalonan, form keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai tentang persetujuan pasangan calon (paslon), surat pernyataan kesepakatan partai dalam pencalonan, dan surat pernyataan kesepakatan antara partai dengan paslon.
“Syarat pencalonan ini wajib ada dan sah. Ada beberapa parameter yang akan kami teliti, seperti kop surat, nama paslon, daerah pemilihan, pengurus yang menandatangani, stempel, dan tanda tangan,” jelas Nova.
Seperti syarat pencalonan, syarat calon juga wajib ada dan keabsahannya akan diteliti pada masa penelitian. Syarat pencalonan lengkap dapat dilihat di PKPU No. 15/2017. Yang terpenting, calon kepada daerah (cakada) harus menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP.
“E-KTP jadi kewajiban. Jangan sampai cakada gak punya e-KTP. Jadi, mumpung masih ada waktu, segera urus e-KTP, minimal surat keterangan dulu,” tandas Nova.
Partai politik yang melakukan pendaftaran, nasibnya ditentukan oleh tiga status, yakni; Pertama, diterima. Syaratnya, seluruh syarat pencalonan ada dan sah, dan syarat calon ada. Kedua, dikembalikan untuk diperbaiki. KPU Kota Kotamobagu akan mengembalikan dokumen pendaftaran apabila ada syarat pencalonan dan syarat calon belum terpenuhi dan masih ada cukup waktu pendaftaran. Ketiga, ditolak. Apabila terjadi kondisi dimana syarat pencalonan dan syarat calon belum terpenuhi dan tak ada cukup waktu untuk mendaftar kembali, maka pendaftaran ditolak.
“Makanya, partai daftarnya di hari awal, jangan hari terakhir. Supaya nanti kalau ternyata ada yang belum terpenuhi, masih ada waktu untuk memperbaiki. KPU tidak akan memperpanjang masa pendaftaran” tegas Aditya Tegela, Ketua Divisi Teknis KPU Kota Kotamobagu.
Dibagian lain, Hasyim Asy’ari, Komisioner KPU RI pernah mengatakan bahwa dokumen persyaratan menjadi tanggung jawab partai. Jika ada pergantian pengurus di kabupaten/kota, maka Surat Keputusan (SK) Kepengurusan yang baru mesti segera dilaporkan kepada KPU. SK Kepengurusan yang dijadikan acuan oleh KPU adalah SK yang telah diunggah di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Karena itu, kata Hasyim, segera komunikasikan agar SK yang baru kami masukkan ke Sipol. “Kami punya helpdesk. Jadi partai coba tugaskan LO (Liaison Officer) partai untuk bertugas selama tiga hari di KPU Kota Kotamobagu. Biar kalau ada masalah komunikasinya bisa satu pintu,” jelas Hasyim. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …