Home / Berita / Ini Dia Alur Surat Suara Pemilu 2019

Ini Dia Alur Surat Suara Pemilu 2019

Alur Sederhana Logistik Pemilu (Surat Suara) serta Pelaksanaannya

1. Sebelum dilakukan Pencetakan Surat Suara, Terlebih dahulu KPU melakukan Approval Terhadap Daftar Calon Tetap Peserta Pemilu.

2. Approval terhadap Daftar Calon Tetap dilakukan oleh semua Peserta Pemilu (Tim Calon Presiden/wakil, DPD & LO Parpol) untuk memastikan kebenarannya baik Lambang Parpol, Gambar / Foto (Calon Presiden dan wakil Presiden, DPD), Nomor Urut, Nama, Gelar, dll.

3. Setelah Selesai Dilakukan Approval oleh Semua Peserta Pemilu, DCT tersebut digunakan sebagai Dasar untuk Pembuatan Dummy / Contoh Surat Suara. Dummy Surat Suara tsb kemudian dilakukan Verifikasi bersama oleh KPU, Bawaslu dan Semua Peserta Pemilu untuk kemudian dilakukan Approval oleh Peserta Pemilu dengan membubuhkan Tanda Tangan / Paraf pada Dummy Surat Suara tsb.

4. Atas Dasar Dummy yang sudah di Approve oleh Peserta Pemilu serta jumlah DPT yg sudah ditetapkan, KPU melaksanakan Lelang Surat Suara tsb melalui LPSE KPU.

5. Pemenang Lelang melaksanakan Proses Pencetakan dengan pengawasan dan pengamanan yang ketat, baik oleh KPU, Bawaslu maupun Kepolisian.

6. Setelah Selesai Cetak, Pemenang Lelang mengirim Surat Suara tsb ke KPU Kabupaten / Kota untuk dilakukan Setting & Packing dengan terlebih dahulu dilakukan sortir baik terhadap Jumlah maupun Surat suara yang Rusak (warna / tulisan kabur, robek, ada tanda lain / bercak tinta, kecocokan Dapil, dll).
Proses ini juga diawasi oleh Kawan kawan Bawaslu dan pengamanan dari pihak kepolisian

7. Setelah semua dipastikan sesuai, Surat suara yang sudah dilipat dan dibandel serta disesuaikan dengan jenis pemilihan masing masing bersama dengan Logistik Pemilu Lainnya (Alat coblos dan bantalan, Tinta, Form C1, Plano, Segel, dll) akan didistribusikan kepada PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk kemudian didistribusikan ke PPS (Petugas Pemungutan Suara di kelurahan / Desa).

8. Sehari Sebelum Hari H (17 April 2019) atau jelang Coblosan, PPS mendistribusikan semua Logistik Pemilu dalam Kotak suara tersegel kepada KPPS masing masing.

9. Tepat Pukul 07.00 WIB, Ketua KPPS memulai proses pemungutan suara dengan terlebih dahulu memimpin pengucapan Sumpah dan Janji KPPS di hadapan Saksi dan Pemilih yang sudah Hadir (Kalau tidak ada satupun saksi belum hadir ditunda maksimal 30 menit).
Kemudian KPPS membuka Kotak suara tersegel dan mengeluarkan seluruh Isinya dan memastikan semuanya sudah sesuai.

10. Pemilih antrian Pertama dipersilahkan masuk ke TPS dan petugas KPPS mengecek kebenaran dan kesesuaian C6 maupun KTP yang bersangkutan serta mempersilahkan Pemilih mengisi form kehadiran (C7) dan Para Saksi juga mengecek melalui DPT yang sudah dibagikan.

11. Petugas KPPS memberikan Surat suara dalam kondisi Terbuka dan sudah di Tanda tangani oleh ketua KPPS kepada pemilih untuk memastikan Surat Suara dalam Kondisi baik.

12. Pemilih menuju Bilik suara dan mencoblos menggunakan alat coblos yg tersedia satu kali pada Nomor / Gambar / Nama Calon sesuai pilihannya secara Rahasia sesuai Jenis Pemilihan masing masing.

13. Setelah menggunakan hak pilihnya, Pemilih memasukkan surat suara dengan kondisi terlipat pada Kotak suara transparan sesuai jenis pemilihan dan kemudian mencelupkan salah satu ujung jarinya kedalam Tinta.

14. Tepat Pukul 13.00 WIB proses pemungutan suara diakhiri dan dilanjutkan dengan Penghitungan Suara secara Terbuka disaksikan para saksi yang hadir, pemantau maupun masyarakat yg hadir dan hasilnya ditulis di C1 Plano.

15. Setelah proses penghitungan selesai, Petugas KPPS mengisi berita Acara C1 beserta Lampirannya sesuai Hasil di C1 Plano dengan peruntukan sbb :
– DiTempel dan diumumkan di TPS
– DiTempel dan diumumkan di PPS (balai desa / kelurahan)
– Disampaikan ke KPU kabupaten / Kota melalui PPS / PPK untuk di entry dan di scan / pindai dan diumumkan melalui Portal SITUNG KPU untuk diakses oleh publik
– Diberikan kepada Bawaslu melalui pengawas TPS.
– Diberikan kepada semua Saksi yang hadir. (Yg tidak hadir tapi sudah menyerahkan mandat bisa mengambil di PPS).
– C1 berhologram Dimasukkan dalam Kotak Suara dan disegel untuk dikirim ke PPK (Kecamatan) melalui pPS untuk dipakai sebagai bahan Rekapitulasi di PPK.

16. Surat Suara baik yang sudah terpakai maupun belum terpakai dimasukkan dalam Korak suara ter Segel dengan terlebih dahulu dipilah. Surat suara yang tidak digunakan dilakukan Penyilangan sebelum dimasukkan dalam kotak suara.

17. Semua Kotak suara beserta logistik pemilu lainnya baik formulir C1, surat suara dll dikirim ke PPK melalui PPS masing masing.

18. Rekapitulasi dilaksanakan langsung di PPK (Panitia Pemilihan kecamatan) secara Terbuka disaksikan semua saksi, Pemantau, bawaslu, maupun Masyarakat umum.

19. Setelah proses rekap di kecamatan selesai, akan dilanjutkan proses rekap secara berjenjang di kPU Kabupaten / Kota, kPU Provinsi dan KPU RI (sesuai jenis pemilihan).

Demikian Alur singkat dan sederhana terkait Pelaksanaan Pemilu 2019 maupun alur Distribusi Logistiknya. (***)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …