Hati-hati Susun DPK

KOTAMOBAGU – Meski perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) masih terus dilakukan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap membuka kesempatan kepada warga yang belum terdaftar sebagai pemilih untuk didata di daftar pemilih khusus (DPK).

“Saya banyak menerima kabar ternyata tidak sedikit warga yang belum terdaftar. Ironisnya pada pilkada lalu mereka justru terdaftar dan bisa memilih. Untuk itu jangan berkecil hati karena masih ada DPK,” kata Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi.

DPK, kata Asep, memang diberikan kepada mereka yang namanya tidak terdaftar di DPT maupun sebelum-sebelumnya. “Jadi sembari membenahi DPT, KPU sudah membuka kesempatan bagi warga yang belum tercantum dalam pemilih untuk mendaftar dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).”

Asep menambahkan, pemilih yang masuk dalam DPK hanya bisa sepanjang yang bersangkutan tidak masuk dalam DPT. Kendati begitu, KPU tak mudah memasukkan mereka karena harus ada verifikasi petugas bahwa pemilih bersangkutan benar-benar belum tercatat di DPT.

“Karenanya, kewajiban KPU, PPS, PPK, melakukan verifikasi, apa benar mereka sudah masuk dalam DPT atau belum. Begitu juga menyoal tempat tinggal, identitas dan lain sebagainya seperti yang dipersyaratkan.”

Yang perlu diperhatikan, lanjut Asep, adalah saat verifikasi. Karena, misalnya, kalau tidak hati-hati, maka nanti akan ada duplikasi pemilih. Kalau terjadi duplikasi, daftar pemilih yang ada akan membengkak dan ada pemilih ganda. Ini berbahaya.”

Pendaftaran DPK itu sendiri sudah berjalan dan akan berakhir hinggga 14 hari sebelum pemungutan suara 9 April 2014. “Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu menyatakan warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih dan tidak memiliki identitas kependudukan atau tidak terdaftar dalam DPT, KPU melakukan pendaftaran dan memasukkannya ke dalam DPK.” (**)

Leave a Reply