Hati-hati ‘Serangan Fajar’

KOTAMOBAGU– Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwako) Kota Kotamobagu memasuki masa tenang. Menurut Ketua Komisi Pemlihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, masa tenang ini selama tiga hari ke depan. Yakni. Sejak Jumat 21 Juni sampai dengan Minggu 23 Juni 2013.
“Selama masa tenang ini, tidak ada satu pun aktifitas para calon yang berbau kampanye,” tegas Nayodo, Kamis (20/06).

Terpisah, Jauhari Mokodompit warga Kotamobagu mengatakan, Panwaslu berperan mengawasi praktik kampanye hitam maupun serangan fajar jelang pencoblosan Pilwako 24 Juni. Menurutnya, di masa tenang dilarang ada praktek kampanye hitam atau serangan fajar, karena sudah ada ketentuannya secara hukum.

Ditambahkannya, serangan fajar ini ada beberapa macam. Ada dalam bentuk uang atau sembako. Katanya lagi, masyarakat sebagai pemilih harus jeli terhadap praktik serangan fajar di masa tenang yang kemungkinan muncul saat-saat menjelang hari H nanti yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Semua tergantung kepada masyarakat sebagai pemilih apakah mereka reaktif atau tidak. Jika sikap masyarakat reaktif, maka dengan sendirinya dapat menilai masing-masing Cawali-Cawawali untuk kemudian menentukan pilihannya,” jelas salah satu mahasiswa pasca sarjana disalah satu universitas tenama di Indonesia.(*)

Leave a Reply