Harus Jadi Barometer

KOTAMOBAGU – Tiga komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut), Zulkifli Golonggom, Vivi George dan Ardiles Mewoh sepakat berharap KPU Kotamobagu bisa jadi barometer dalam mensukses Pemilu 2014.

Penegasan tersebut disampaikan ketiganya saat bimbingan teknis penguatan kelembagaan KPU di Manado, Rabu (05/03/14). “Karena kepiawaiannya dalam mengelola pemilihan umum, saya berani memberikan award kepada KPU Kotamobagu sebagai yang terbaik,” tegas Ardiles.

Dia menilai track record yang dibangun oleh KPU Kotamobagu sangat bagus untuk saat ini. “Kalau saya doktor dilingkungan akademis, KPU Kotamobagu adalah doktor dibidang penyelenggaraan pemilu. Apalagi, khusus untuk Nayodo Koerniawan yang sudah tiga periode memimpin KPU,” tambah Ardiles disambut aplaus peserta yang hadir.

Kepada komisioner dan staf sekretariat KPU Kotamobagu, Ardiles yang juga staf pengajar di FISIP Universitas Sam Ratulangi berharap KPU bisa jadi yang terbaik pada Pemilu 2014 yang tinggal beberapa hari ini. “Kalau itu terjadi dan target tingkat partisipasi politik masyarakat tercapai, maka sempurnalah prestasi yang dilakukan oleh KPU Kotamobagu.”

Sementara itu Vivi George lebih menekankan soal kinerja dan interitas komisioner dan staf dalam menyelenggarakan pemilu. “Kami akui kemampuan KPU Kotamobagu, karena itu pertahankan interitas dan jangan sampai prestasi ini tercoreng hanya gara-gara komisioner dan staf menjati tim sukses salah satu peserta pemilu,” ujar aktivis perempuan Sulut ini.

Sebab, lanjut Vivi, prestasi apapun kalau ternyata integritas komisioner tidak dijaga baik-baik, maka berdampak pada semua sisi. “Itu semua yang harus dijauhi dan jangan sampai terjadi.”

Dilain kesempatan Zulkifli Golonggom lebih menyoroti soal data pemilih yang harus diperbaiki. “KPU diharapkan tidak terpengaruh dengan pertarungan politik yang terjadi dilingkungan pengambil keputusan di Jakarta. Kita harus tetap bekerja sesuai perintah dan aturan yang berlaku.” (**)

Leave a Reply