H-3, Formulir A5 Banyak Dicari

KOTAMOBAGU – Semakin dekatnya pelaksanaan pemungutan suara pemilu legislatif (pileg) 2014, banyak warga meminta A5, baik ke panitia pemungutan suara (PPS) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu.

Rata-rata mereka beralasan pindah domisili dan akan melakukan pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) lain.

“Semua akan dilayani, hanya saja peraturan sudah menetapkan bahwa formulir A5 atau pindah memilih hanya diperuntukan bagi mereka yang pindah domisili, rawat inap, tahanan dan pindah tugas. Selain itu kami tidak melayani, itupun harus disertai dengan pengantar dari lurah atau kepala desa untuk mereka yang pindah domisili,” tegas Aditya Tegela, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi hukum dan pengawasan di ruang kerjanya, Senin (07/04/14).

Menurut Aditya, ini problemnya, nanti sudah dekat waktunya masyarakat mulai sibuk dengan urusan seperti ini. “Coba saja misalnya diurus sejak jauh-jauh hari, mungkin tidak akan merepotkan, meski diaturan sendiri memang diberikan peluang warga untuk segera mengurus A5 bila pindah memilih,” jelas Aditya.

Yang perlu diketahui, masih kata Aditya, KPU secara berjenjang memang tidak ingin menghambat warga untuk memilih, dimana pun berada. Hanya saja yang perlu diketahui, bahwa A5 hanya dilayani nanti satu jam terakhir sebelum ditutupnya pemungutan suara.

“Artinya sejak jam 07.00 wita KPPS harus memprioritas mereka yang tercatat dalam daftar pemilih tetap dan bila ada surat suara sisa dipersilakan bagi mereka yang menggunakan A5. Ini yang harus dipahami dan semuanya sudah ada dalam aturan,” pungkas Aditya.

Dari data yang masuk ke KPU, pengurusan A5 banyak didominasi oleh mereka yang beralasan pindah domisili dari luar Kotamobagu, lainnya pindah domisili lantaran tinggal dan bekerja di daerah lain tapi tercatat di DPT Kotamobagu. Sisanya mereka memang belum tercatat dalam daftar pemilih manapun. (**)

Leave a Reply