Home / Berita / Gerakan Coklit Sejuta Rumah

Gerakan Coklit Sejuta Rumah

KOTAMOBAGU – Terkait dengan tahapan pemutakhiran daftar pemilih pada pelaksanaan Pilada Serentak Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara nasional akan menggelar “Gerakan Coklit Sejuta Rumah”.
Gerakan yang digagas KPU RI tersebut dalam rangka pencocokan dan penelitian (coklit) yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) atau Panitia Pemutakhiran Daftar Pemilih (Pantarlih).
“Karena itu, sebagai simbol dimulainya tahapan tersebut, maka KPU RI akan melaunching proses coklit oleh PPDP atau Pantarlih tersebut secara nasional pada hari yang sama,” jelas Asep Sabar, Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Kotamobagu di kantornya, Jumat (15/12/17).
Asep menjelaskan bahwa sebelum Gerakan Coklit Sejuta Rumah tersebut digelar, diawali dengan rekrutmen PPDP atau Pantarlih yang pendaftarannya dimulai tanggal 19 Desember 2017 pekan depan.
“Siapa saja yang boleh menjadi PPDP atau Pantarlih? Peraturan KPU menjelaskan bahwa PPDP atau Pantarlih harus orang yang berdomisili di wilayah kerjanya, bukan PPK atau PPS. Sangat dianjurkan PPDP atau Pantarlih berasal dari unsur RT, RW, Kepala Lingkungan atau Kepala Dusun. Karena mereka yang tahu keberadaan pemilih di wilayahnya.”
KPU Kota Kotamobagu, lanjut Asep, menyerahkan sepenuhnya proses perekrutan 242 orang PPDP atau Pantarlih tersebut kepada PPS, tentunya tetap berkoordinasi dengan PPK maupun KPU Kota Kotamobagu.
“Mengapa harus berkoordinasi? Karena kita punya data dan rekam jejak PPDP atau Pantarlih pemilihan sebelum-sebelumnya. Jangan sampai mereka yang kinerjanya buruk kemudian diakomodir lagi, sebab ini akan beresiko.”
Nah, setelah proses rekrutmen dilalui dan sudah ditetapkan PPDP atau Pantarlih sesuai dengan jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara), maka akan dilakukan bimbingan teknis terkait cara-cara melakukan coklit.
“Pengalaman lalu-lalu, banyak PPDP yang salah mengerti dan memahami istilah coklit. Ini yang terlebih dahulu harus didalami PPDP atau Pantarlih, sebelum menjalankan tugasnya. Sehingga saat turun lapangan tidak ada lagi masalah yang muncul.”
Usai dibimtek, PPDP atau Pantarlih siap dilepas. Teknisnya KPU secara nasional dan serentak akan menggulirkan Gerakan Coklit Sejuta Rumah pada tanggal 20 Januari 2018.
“Pada tanggal tersebut KPU di seluruh jenjang hingga PPK, PPS serta PPDP atau Pantarlih, akan turun melakukan coklit bersama. Setiap orang diwajibkan mencoklit sebanyak lima rumah. Bila direkap total pada hari itu akan terjadi proses coklit sebanyak lebih dari 1,5 juta rumah pemilih se-Indonesia,” beber Asep.
Untuk lokal Kota Kotamobagu, menurut Asep, diperkirakan yang akan dicoklit pada hari itu sebanyak 1.830 pemilih.
“Hitung-hitungannya PPDP 242 orang x 5 sebanyak 1.210 pemilih. Berikutnya PPK 20 orang x 5 sebanyak 100 orang. Kemudian PPS 99 orang x 5 sebanyak 495 orang dan terakhir komisioner KPU Kota Kotamobagu 5 orang x 5 sebanyak 25 orang. Totalnya 1.830 orang,” pungkas Asep.
Gerakan Coklit Sejuta Rumah ini, kata Ketua KPU RI, Arief Budiman, diharapkan memberikan semangat kepada PPDP atau Pantarlih untuk melakukan coklit sejak hari dijadwalkannya coklit. Kebiasaan selama ini, Pantarlih melakukan coklit di hari-hari terakhir.
“Kami ingin mendorong, sejak hari pertama, mereka harus aktif mencoklit,” ujar Arief sebagaimana diberitakan salah satu media online nasional. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …