Home / Berita / DPTHP-2 Kotamobagu 90.558 Pemilih

DPTHP-2 Kotamobagu 90.558 Pemilih

KOTAMOBAGU – Setelah melalui serangkaian perbaikan, saran dan pendapat dari Bawaslu Kota Kotamobagu, akhirnya Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Kedua disahkan dan ditetapkan KPU Kota Kotamobagu dalam rapat pleno yang dihadiri Bawaslu, Pemerintah Kota, serta Pimpinan Parpol se-Kota Kotamobagu, Selasa (13/11/18) sore.
“Sebenarnya pleno sudah dimulai sejak hari Minggu kemarin, tapi karena ada perbedaan persepsi dan masukan-masukan dari Bawaslu, maka sidangnya beberapa kali diskor hingga Rabu hari ini,” kata Iwan Manoppo, Ketua KPU Kota Kotamobagu diiyakan komisioner lainnya; Asep Sabar, Yokman Muhaling, Zulkifli Kadengkang dan Adrian H. Dayoh.
Problem mendasarnya, menurut Iwan, adalah pada sistem informasi data pemilih (sidalih) yang digunakan untuk meng-upload data hasil perbaikan DPTHP. “Beberapa kali operator kami berusaha untuk meng-upload tapi selalu terkendala jaringan dan melambat. Karena dalam Peraturan KPU sudah tegas dan jelas bahwa data yang diplenokan harus sesuai dengan data yang ada di Sidalih,” jelas Iwan.
Hal lainnya yang sempat dikritik dan bahkan menjadi rekomendasi Bawaslu adalah terkait dengan Surat Edaran KPU RI yang memerintahkan jajaran dibawah untuk melakukan coklit terbatas. “Kami mendapat laporan dari pengawas kami dibawah bahwa ada beberapa PPS yang tidak melakukan coklit langsung ke pemilih, sehingga kami menemukan beberapa pemilih yang perlu mendapat perhatian,” kata Ivan Tandayu diiyakan Mischart Manoppo dan Musly Mokoginta, Personil Bawaslu Kota Kotamobagu.
Bahkan pada pleno hari kedua Senin (12/11/18) kemarin Bawaslu sempat mengeluarkan Surat Rekomendasi yang isinya menyatakan bahwa mereka meminta untuk menunda penetapan DPTHP-2 Kota Kotamobagu untuk kemudian dilakukan pencermatan serta coklit terbatas bersama-sama dengan Bawaslu.
“Bersyukur Sidalih sudah 100 persen. Dan kami mengapresiasi kerja-kerja KPU Kota Kotamobagu dan seluruh jajarannya yang begitu tekun menuntaskan problem yang muncul selama pleno ini digelar sejak dua hari lalu, khususnya terkait dengan perbaikan data sidalih. Mudah-mudahan ini jadi awal yang baik buat kita; KPU, Bawaslu Kota Kotamobagu dan seluruh jajajaran di tingkat bawah agar selalu berkomunikasi dalam banyak hal, agar tahapan-tahapan yang dilalui bisa berjalan dengan baik.”
Sebagaimana diketahui, pleno kali ini merupakan tindaklanjut dari keputusan KPU RI yang menambah waktu perbaikan daftar pemilih Pemilu 2019 selama 60 hari atau dua bulan. Ada beberapa masukan yang disampaikan dalam pleno nasional tanggal 16 September silam, yakni pemilih yang belum memiliki KTP elektronik dan pemilih yang sudah terdaftar dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), tapi belum terdaftar dalam DPT atau sebaliknya.
Karena itu KPU di seluruh tingkatan diminta untuk memperbaiki data pemilih dengan merujuk kepada data kependudukan, serta perbaikan data untuk pemilih pemula yang usianya baru berusia 17 tahun pada hari pemilihan. “Keberadaan daftar pemilih amat penting bagi KPU untuk menetapkan tempat pemungutan suara (TPS) dan jumlah pemilih per-TPS yang akan didirikan, juga mempengaruhi berapa kotak dan bilik suara yang akan disediakan, termasuk mempengaruhi formulir yang harus dicetak dan lain sebagainya,” tambah Asep Sabar, Ketua Divisi Teknis KPU Kota Kotamobagu.
Dari data yang sudah diplenokan hari ini, tercatat jumlah pemilih di Kota Kotamobagu untuk Pemilu 2019 sebanyak 90.558 pemilih. Jumlah ini lebih banyak dibanding jumlah DPT saat ditetapkan beberapa waktu lalu yakni 87.547 pemilih dan DPTHP1 sebanyak 88.808 pemilih.
Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Kotamobagu, Yokman Muhaling, menambahkan pada tahapan DPTHP, operator bersama PPS dan PPK melakukan penyempurnaan DPTHP1. Selain menyempurnakan DPTHP1 KPU Kota Kotamobagu juga melakukan pengolahan data pemilih yang tidak sinkron hasil temuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“DPT yang kami sempurnakan meliputi data pemilih yang tidak memenuhi syarat dibersihkan, data pemilih yang keliru diperbaiki dan pemilih yang belum terdaftar akan didaftar,” pungkas Yokman. (***)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …