Home / Berita / DPT Pemilu 2019 Bakal Ditetapkan Lagi

DPT Pemilu 2019 Bakal Ditetapkan Lagi

KOTAMOBAGU – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2019 yang sudah ditetapkan tanggal 5 September kemarin bakal dipleno-kan kembali.
“Keputusan ini disampaikan saat Pleno DPT Nasional, karena ada beberapa nama yang direkomendasikan oleh Bawaslu dan Partai Politik masuk kategori ganda,” kata Asep Sabar, Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Kotamobagu, Selasa (11/09/18) malam.
Menyangkut data ganda yang direkomendasikan Bawaslu, jelas Asep, operator sistem informasi data pemilih (Sidalih) KPU Kota Kotamobagu bersama operator sistem administrasi kependudukan (SIAK) sejak kemarin sementara mencermati data pemilih yang disodorkan Bawaslu dan Parpol.
“Kita sudah memilah-milah mana pemilih yang direkomendasikan yang masuk kategori ganda. Banyak ragam ganda; ada ganda nama, ada ganda NIK dan elemen lainnya. Tapi untuk kasus Kota Kotamobagu sebagian besar ganda terletak di nama pemilih yang sama bahkan sampai enam orang, tapi NIK dan NKK berbeda. Jadi tidak bisa begitu saja di-TMS-kan, harus koordinasi dengan Disdukcapil,” tegas Asep.
Terkait dengan adanya info satu NIK dimiliki oleh banyak orang, menurut Asep, hal itu juga harus dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu. “Nanti Disdukcapil yang akan memastikan siapa sebenarnya si pemilik NIK itu sesungguhnya. Hanya Disdukcapil yang berhak menilai NIK tersebut. karena memang mereka yang mengeluarkan NIK.”
Kepada media ini Asep menjelaskan bahwa data pemilih itu sifatnya dinamis sedinamisnya manusia pada umumnya, tiap hari ada yang meninggal, tiap hari ada yang pindah domisili, tiap hari juga ada yang masuk 17 tahun dan lain-lain. “Paling tidak KPU dan Bawaslu akan berusaha semaksimal mungkin agar daftar pemilih bisa berkualitas. Masih ada tahapan lainnya yaitu DPTb bagi mereka yang pindah memilih dan DPK bagi mereka yang tidak masuk di DPT.”
Menurut Asep, pada dasarnya KPU Kota Kotamobagu tidak menutup diri terkait data pemilih. Justru sejak awal tahapan KPU Kota Kotamobagu membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengajukan rekomendasi atau memasukkan nama-nama pemilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih.
“Tidak hanya dari Bawaslu, siapa saja dipersilakan, termasuk partai politik peserta Pemilu 2019 dan warga lainnya. Karena KPU Kota Kotamobagu berharap tidak ada wajib pilih yang tidak bisa memilih, semua harus terakomodir dalam daftar pemilih.” (***)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …