DPT Invalid Berkurang

KOTAMOBAGU – Dari hasil perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) ternyata didapati beberapa perubahan yang cukup signifikan. Alhasil, dari total pemilih sebanyak 91.141 yang sudah ditetapkan pada tanggal 2 November lalu menjadi 90.557. “Rinciannya adalah sebanyak 285 pemilih laki-laki dan 300 pemilih wanita atau sebanyak 585 berkurang dengan berbagai alasan seperti nama ganda, meninggal, pindah domisili,” kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu saat memimpin pleno di Hotel Senator, Sabtu (30/11) kemarin. Yang menarik lagi jumlah NIK invalid dari sebelumnya sebanyak 2.623 menurun menjadi 1.648. Demikian pula untuk NKK dari 38.267 menjadi 27.068. “Semua sudah kami lakukan untuk memperbaiki NIK dan NKK invalid bersama PPS dan PPK, hampir sebulan,” jelas Nayodo.

Kepada para peserta pleno yang hadir yakni calon legislatif, PPS serta PPK, Nayodo juga menjelaskan bahwa KPU Kotamobagu dalam menjalankan perbaikan NIK dan NKK invalid memang menemui beberapa kendala. “Diantaranya adalah jumlah penghitungan perbaikan NIK dan NKK invalid antara manual dengan portal system data pemilih (sidalih) terdapat selisih dikarenakan adanya nama yang NIK-nya invalid tetapi tidak masuk dalam menu perbaikan NIK pada portal sidalih.”

Tak hanya itu, lanjut Nayodo yang kemarin didampingi seluruh komisione KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo, Aditya Tegela, Asep Sabar dan Nova Tamon, masih juga ditemukan data nama-nama yang memiliki NIK invalid yang tidak dikenal oleh PPS pada saat verifikasi factual yang dilaksanakan 12-20 November 2013.

Sementara itu dalam rapat koordinasi (Rakor) Divisi Data Informasi KPU se-Sulawesi Utara (Sulut) disampaikan secara detail beberapa perubahan data pemilih diantaranya pemilih invalid dari 2.623 pemilih menjadi 1.648 pemilu. “Jumlah NIK yang dapat diperbiki sebanyak 975,” kata Asep Sabar, Ketua Divisi Data Informasi, Humas, Kampanye dan Antar Lembaga KPU Kotamobagu di sela-sela rakor di Swissbelt Hotel, Minggu (01/12) kemarin.

Dia menambahkan bahwa dari hadil perbaikan DPT didapat angka bahwa pemilik NIK invalid sebanyak 139 pemilih, sedangkan yang bias diperbaiki diluar pemilih NIK invalid sebanyak 445 pemilih. “Alhasil pemilih Kotamobagu yang tercover di DPT untuk saat ini sebesar 90.557 dari pleno tanggal 1 November sebanyak 91.141 pemilih,” tambah Asep diiyakan operator KPU Kotamobagu, Yusril Kobandaha.

Dengan demikian, masih kata Asep, hingga dua hari ini pihaknya tetap akan melakukan perbaikan-perbaikan, meski sudah dilakukan pleno penetapan kembali Senin (02/12) kemarin. (**)

Leave a Reply