Home / Berita / DPT Harus ‘Dikeroyok’

DPT Harus ‘Dikeroyok’

KOTAMOBAGU – Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Yessy Y. Momongan meminta semua komisoner untuk fokus menuntaskan daftar pemilih tetap (DPT).

“Kalau selama ini hanya divisi data informasi dan operator saja, mulai saat ini diminta semua komisioner ikutan urun rembug mencari solusi menuntaskan DPT yang menyisakan nomor induk kependudukan (NIK) invalid,” tegas Yessy saat memimpin Rapat Koordinasi membahas DPT perbaikan, di Hotel Quality Manado, Minggu (19/01/14).

Bahkan Yessy berharap harus ada strategi khusus yang harus dilakukan masing-masing KPU Kabupaten/Kota se-Sulut untuk segera menuntaskan persoalan DPT sampai batas waktu yang disediakan, yakni dua pekan sebelum pencoblosan. “Ini sesuai rekomendasi saat pleno nasional awal Desember lalu. Kita juga harus membuka lebar-lebar kesempatan kepada masyarakat yang belum terdaftar,” tambahnya.

Di bagian lain, Ketua Divisi Data Informasi KPU Sulut, Zulkifli Golonggom, mendesak kepada para panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk turun kembali menyisir desa dan kelurahan yang menjadi wilayah kerjanya. “Ini penting jangan sampai persoalan DPT menjadi kasus yang mencuat pasca pemungutan suara mendatang. Kami minta KPU Kabupaten/Kota untuk tegas kepada PPS dan PPK,” ujar Zulkifli.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan yang hadir di acara rapat koordinasi bersama Ketua Divisi Data Informasi, Kampanye, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Asep Sabar dan operator Sidalih KPU Kotamobagu, Yusril Kobandaha, menegaskan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. “Karena selama ini pihak Pemkot yang dinilai kurang perhatian dengan persoalan ini. Padahal jelas-jelas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah memerintahkan pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia membantu menuntaskan DPT.”

Yang menarik, kasus itu ternyata tidak hanya terjadi di Kotamobagu, beberapa daerah di kabupaten/kota se-Sulut pun mengalami hal yang sama, dimana pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tidak serius menangani persoalan DPT, termasuk Manado. “Saya tidak tahu dimana letak salahnya. Padahal hampir tiap minggu saya bulak-balik ke Dinas Dukcapil, tapi tetap saja tidak ada data,” pungkas Asep. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …