DPT BMR Berubah

Manado – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 Bolaang Mongondow Raya (BMR) resmi ditetapkan, Sabtu (02/11) kemarin. Dari hasil pencermatan kembali sejak 23 Oktober lalu terdapat banyak penurunan jumlah pemilih ditiap daerah se BMR. “Hal itu merupakan koordinasi yang akurat antara KPU, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dengan Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di masing-masing daerah,” kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu di sela-sela acara rapat Pleno Penetapan Kembali DPT se-Sulawesi Utara di Swissbelt Hotel Manado.

Untuk Kotamobagu sendiri, menurut Nayodo, ada selisih sebanyak 527 pemilih yang kesemuanya adalah pemilih ganda. “Semuanya sudah dihapus dari data. Angka tersebut ternyata lebih banyak dari yang direkomendasikan oleh Panwas sebanyak 391 pemilih,” jelas Nayodo didamping Ketua Divisi Data Informasi, Kampanye, Humas dan Antar Lembaga KPU Kotamobagu, Asep Sabar.

Dari pantauan koran ini, untuk BMR, yang tertinggi terjadi penurunan di Kabupaten Bolaang Mongondow, diikuti Kotamobagu dan tiga daerah lainnya. “Kerja kami sudah maksimal dan tanpa ada waktu yang terbuang untuk melakukan pencermatan ulang,” kata Ketua KPU Bolmong Timur (Boltim), Hendra Damopolii, sambil menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan panwas.

Dari data terakhir untuk Boltim 90.951 pada pleno sebelumnya menjadi 50.805 pemilih. Bolmong dari 166.069 menjadi 165.801 pemilih. Berikutnya Kotamobagu dari 91.668 menjadi 91.141 pemilih. Bolmong Selatan (Bolsel) dari 42.550 menjadi 42.487. Terakhir Bolmong Utara (Bolmut) dari 55.262 menjadi 55.255 pemilih.

Bila dirinci secara detail, maka dari hasil pleno tersebut ada selisih pemilih se BMR sebanyak 42.101. “Semua itu terdiri dari beberapa latar belakang seperti ganda, alis status, pindah domisili dan lain-main. Jumlah akhir DPT se-Sulawesi Utara bersama daerah lainnya se-Indonesia akan ditetapkan Senin (04/11) hari ini di Jakarta. Mudah-mudahan tidak akan ada lagi penundaan. Kalaupun ada rekomendasi dari Bawaslu hanyalah sebatas kelengkapan administrasi dan itu akan diperbaiki pada DPT Tambahan dan DPT Khusus,” kata Ketua KPU Sulawesi Utara, Yessy Momongan. (dh/kk)

Leave a Reply