Home / Berita / DPSHP Kotamobagu Ditetapkan

DPSHP Kotamobagu Ditetapkan

KOTAMOBAGU – KPU Kotamobagu akhirnya menetapkan daftar pemilih sementara hasil pemutakhiran (DPSHP), pada Rapat Pleno Terbuka di restoran Lembah Bening, Jumat (16/05/14).

Total pemilih Kotamobagu, sebagaimana di DPSHP, kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu, sebesar 89.424 yang terdiri dari 45.327 laki-laki dan 44.097 perempuan. “Itu adalah data hasil pemutakhiran yang dilakukan oleh PPS dan PPK sejak awal Mei kemarin,” kata Nayodo.

Nayodo memprediksi, jumlah pemilih pada pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang akan naik dibanding jumlah pemilih dalam pemilihan legislatif (pileg) 9 April lalu. “Namun yang terjadi sekarang ternyata DPSHP masih dibawah DPT pileg. Biasanya setelah diperbaiki nanti akan ada ketambahan. Penambahan jumlah pemilih itu masih diverifikasi dan akan diputuskan dalam pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) 9 Juni mendatang.”

“DPSHP Pilpres yang sudah ditetapkan berdasarkan penambahan DPTb, DPK dan DPKTb. DPTb untuk pemilih yang pindah TPS, DPK untuk pemilih pemula, yakni mereka yang genap berusia 17 tahun atau belum 17 tahun tetapi belum menikah terhitung 9 April. Sedangkan DPKTb adalah pemilih yang mendaftar dihari pemilihan. Namun jumlah pastinya masih bisa berubah, bisa naik bisa juga turun tergantung hasil verifikasi,” kata Divisi Data dan Informasi KPU Kotamobagu, Asep Sabar.

Asep malah memprediksikan daftar pemilih pada pilpres akan turun, karena pasti ada pemilih yang pindah domisili ke luar Kotamobagu atau pemilih yang meninggal dunia. “Kalau hingga penetapan 9 Juni nanti ada perubahan untuk jumlah pemilih, akan diperbaiki dalam DPTb, DPK dan DPKTb Pilpres yang waktunya sudah ditetapkan oleh KPU RI.”

Sebagaimana diketahui, KPU RI telah menetapkan tahapan pilpres menjadi tiga bagian. Diantaranya penyusunan daftar pemilih, pencalonan dan kampanye. Khusus penyusunan daftar pemilih, ditargetkan rampung 2 Juli mendatang.  Untuk penetapan DPT dijadwalkan paling lambat 13 Juni.
Setelah itu, tahapan pencalonan. Terdapat empat kegiatan yang akan dilakukan, yakni penetapan jumlah dukungan perolehan suara dan kursi untuk pencalonan presiden dan wakil presiden pada 17 Mei 2014. Kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden, 18-20 Mei 2014.

Berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 19-23 Mei 2014. Lalu verifikasi administrasi yang berlangsung 19-23 Mei 2014. Tahapan terakhir adalah kampanye yang dibagi dalam lima kegiatan. Diantaranya pengambilan nomor urut serta penetapan nomor urut dan pengumuman pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 1 Juni 2014. Dua hari berikutnya, dilanjutkan dengan deklarasi pemilu presiden dan wakil presiden berintegritas. Masa kampanye dimulai 4 Juni hingga 5 Juli dan dilanjutkan dengan masa tenang pada 6-8 Juli. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply