Home / Berita / Coblos, Bukan Contreng

Coblos, Bukan Contreng

KOTAMOBAGU – Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 kembali menggunakan cara coblos. Ini artinya cara mencontreng sudah tidak diperkenankan lagi.

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan Manoppo, komisioner KPU Kotamobagu. Menurut Iwan, sesuait Peraturan KPU (PKPU), pada Pileg 2014 soal tata cara pemberian hak suara sudah mencoblos. Ini berbeda dengan Pileg 2009 yang hanya mencontreng. Jadi perlu disebarluaskan kepada warga pemilik hak suara dalam hal aturan tata cara teknis mencoblos yang baik dan benar,” tukas Iwan.

Ia mengatakan, untuk lebih memberikan pemahaman kepada warga pemilih, KPU akan menggelar simulasi dalam rangka sosialisasi yang melibatkan beberapa segmen dibentuk. “Kami akan melibatkan tim relawan demokrasi yang terdiri dari pemilih perempuan, pemilih pemula dan segmen pemilih keagamaan serta kawasan pelosok terpencil. Dengan begitu, para warga di wilayah Kotamobagu tak lagi kebingungan dalam teknis penyaluran hak suara.

Komisioner yang berlatar belakang akademisi itu mengungkapkan, memantapkan pengetahuan warga soal teknis mencoblos tersebut, pihaknya akan dibantu juga PPS dan PPK. “Tujuannya dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam mensukseskan tahapan Pemilu 2014.”

Jadi, lanjut Iwan, pertama kita bawa surat undangan memilih, kemudian antre atau menunggu. Selanjutnya nama kita akan dipanggil oleh panitia. Pemilih akan diberi surat suara dengan kop kuning untuk DPR, merah untuk DPD, biru untuk DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dan hijau untuk DPRD Kotamobagu. Setelah itu pemilih menuju bilik suara untuk menentukan masa depan Republik Indonesia.

“Kemudian kita mencoblos. Ingat dicoblos bukan dicontreng. Habis itu surat suara dimasukkan sesuai warnanya di kotak suara yang ditentukan,” jelas Iwan. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply