Capil Optimis Tuntaskan NIK

KOTAMOBAGU – Sebagai tindak rapat lanjut pleno penetapan daftar calon tetap (DPT) secara nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu berkunjung ke Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Dukcapil), Senin (11/11).Kehadiran KPU kali ini dalam rangka mengsikronisasi kembali nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (NKK) pemilih sebagaimana rekomendasi pleno tersebut. “Persoalan NIK dan NKK sebenarnya wilayah pemerintah dan bukan KPU. Karena bagi penduduk yang namanya terdaftar di DPT namun tidak memiliki NIK dan NKK, tetap bisa memilih,” tegas Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan.
Meski demikian, kata Nayodo, pihaknya sudah meminta Divisi Data Informasi, Humas, Kampanye dan Hubungan Antar Lembaga dan operator untuk mem-follow up apa yang menjadi catatan pada pleno DPT Nasional beberapa waktu lalu itu. “Apalagi waktu yang diberikan hanya 30 hari,” ujar Nayodo di kantornya kemarin.

Sebagaimana diketahui, KPU RI memerintahkan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota agar berupaya maksimal melengkapi NIK dan NKK yang kosong atau tidak standar sesuai ketentuan dalam Pasal 33 ayat (2) UU 8/2012. Dalam ketentuan UU tersebut dinyatakan bahwa DPT paling sedikit memuat NIK, nama, tanggal lahir, jenis kelamin dan alamat WNI yang mempunyai hak pilih.

Untuk semua itu, lanjut Nayodo, dipersiapkan penjelasan dan dokumen pendukung seperti berta acara klarifikasi atau surat keterangan dari pihak terkait dengan adanya pemilih yang NIK dan NKK-nya masih kosong atau tidak standar. “Jadi nanti disertai keterangan dari Kepala Dinas Dukcapil dan lainnya soal NIK dan NKK yang masih kosong,” pungkasnya.

Sementara itu, Suartini Dadu, Kepala Bidang Kependudukan Dinas Dukcapil Kotamobagu kepada Ketua Data Informasi, Humas, Kampanye dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kotamobagu, Asep Sabar dan operator KPU Kotamobagu Yusril Fahmi Kobandaha, berjanji pihaknya akan segera menuntaskan NIK dan NKK penduduk, terutama yang kosong, hingga batas waktu 19 November mendatang. (**)

Leave a Reply