Home / Berita / Besok PSU TPS 5 Mongkonai

Besok PSU TPS 5 Mongkonai

KOTAMOBAGU – Perhatian masyarakat dan pemerintah Kotamobagu dipastikan akan tertuju pada pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 5 Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Sabtu (12/04/14).

Sebagaimana diketahui, keputusan PSU diambil setelah terselipnya beberapa kertas suara yang berasal dari daerah pemilihan lain pada pemungutan suara 9 April kemarin. “Dalam aturan sudah ditegaskan bahwa hal-hal yang menyangkut persoalan kertas suara langsung diputuskan untuk diulang. Yang terjadi di TPS 5 Mongkonai hanya untuk pemilihan DPRD Kotamobagu,” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu di ruang kerjanya, Jumat (11/04/14).

Nayodo memastikan bahwa PSU bukanlah hal yang luar biasa karena memang semua sudah diatur dalam regulasi terkait pemilihan umum (pemilu). “Hanya saja yang dikuatirkan akan terjadi penurunan tingkat partisipasi politik pemilih di TPS yang akan melakukan pemungutan suara ulang. Tapi mudah-mudahan tidak demikian, apalagi PSU digelar hari Sabtu sebagai hari libur,” jelas Nayodo kepada wartawan.

Memang, surat suara yang tertukar maupun terselip ke TPS lain tidak selalu berimplementasi dengan PSU. Ada beberapa daerah yang pada teknisnya mengalami tertukarnya surat suara, namun dilakukan pemungutan ulang hari itu juga. “Semua tergantung penyelenggara setempat. Seperti ada salah satu daerah di Jawa 7 TPS tertukar, tapi 5 TPS diketahui sebelum pemungutan suara dilakukan, sehingga solusinya diganti hari itu juga. Jadi hanya dua TPS yang diulang,” jelasnya.

Untuk teknis dan pelaksanaan PSU, lanjut Nayodo, sama dengan penyelenggaraan pemungutan suara pada 9 April lalu. “jadi tidak ada bedanya untuk teknis dan pelaksanannya.”

Seperti diketahui, untuk mengatasi masalah surat suara tertukar, KPU telah mengambil langkah penyelesaian dengan menerbitkan surat edaran (SE) nomor 306/KPU/IV/2014 perihal penangangan surat suara tertukar.

Pertama, dalam hal surat suara tertukar, maka Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), yang belum melaksanakan penghitungan suara, surat suara yang tertukar untuk satu atau lebih lembaga perwakilan tidak dilakukan penghitungan suara.

Kedua, apabila KPPS sudah melakukan penghitungan suara sebagaimana dimaksud, maka penghitungan suara tidak sah atau dibatalkan. Ketiga, KPPS harus mengisi berita acara (BA) model C dan mengisi form C1 serta lampirannya sesuai dengan hasil penghitungan suara dari lembaga perwakilan yang surat suaranya tidak tertukar.

Keempat, KPPS mencatat peristiwa tertukarnya surat suara secara rinci pada formulir model C2. Kelima, KPPS, menyampaikan laporan KPU Kabupaten/Kota melalui Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk mengusulkan pemungutan suara ulang untuk lembaga perwakilan yang surat suaranya tertukar.

Sementara untuk pemungutan suara ulang, KPU Kabupaten/Kota menetapkan jadwal pemilu ulang dengan memperhatikan rekapitulasi di tingkat desa/ kelurahan dan ketersediaan surat suara dan alat kelengkapan lainnya.

Kemudian, dalam hal jumlah surat suara untuk pemungutan suara ulang sebanyak 1000 lembar di Kabupaten/Kota tidak mencukupi, KPU Kabupaten/Kota menyampaikan laporan kepada KPU untuk memperoleh tambahan surat suara ulang sesuai kebutuhan.

Selanjutnya, KPU Kabupaten/kota menyampaikan jadwal pemilu ulang kepada KPPS melalui PPK dan PPS. KPPS menindaklanjuti dengan menyampaikan surat pemberitahuan pemungutan suara ulang dalam formulir C6 kepada pemilih sesuai daftar pemilih yang digunakan pada 9 April 2014. KPPS, juga harus mendirikan TPS sesuai pemilu ulang yang ditetapkan KPU Kabupaten/Kota.

Pemungutan suara ulang dilaksanakan oleh KPPS dengan berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 26/2013 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 5/2014.

KPU Pusat juga memberi batasan, semua daerah yang melakukan pemilu ulang dan lanjutan harus segera tuntas paling lambat di akhir jadwal rekapitulasi Panitia Pemungutan Suara (PPS) yakni pada 15 April 2014. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply