Baru Dua Parpol Lapor Rekening

KOTAMOBAGU – Hingga Rabu (11/12) kemarin baru dua partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014 yang melaporkan rekening khusus dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu. “Partai politik (parpol) tersebut adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem,” tegas Aditya Tegela, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Hukum dan Pengawasan KPU Kotamobagu, di ruang kerjanya Rabu (11/12) kemarin.

Sayangnya, kata Aditya, kedua partai tersebut tidak melampirkan laporan keuangan dana kampanyenya. “Ini artinya seluruh parpol peserta Pemilu 2014 di Kotamobagu belum melaporkan dana kampanye pemilu, seperti yang telah diamanahkan dalam Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013. Di peraturan tersebut jelas bahwa parpol wajib melaporkan dan jika sampai pada batas waktu yang ditetapkan tidak mengindahkan aturan dimaksud dapat dikenakan sanksi,” katanya.

Namun demikian Aditya tidak menyebutkan sanksi yang dapat dijatuhkan, kecuali berharap apa yang disampaikannya menjadi perhatian serius dari parpol peserta pemilu yang ada di ibu kota calon Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) ini. “KPU sudah memberikan batas waktu hingga 27 Desember ini untuk memasukkan laporan keuangan dana kampanye.”

Aditya menambahkan pelaporan dana kampanye pemilu oleh parpol kepada KPU sesuai aturan dilakukan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama sampai dengan 27 Desember 2013 dan tahap kedua dari 28 Desember 2013 sampai dengan 2 Maret 2014. “Kami yakin parpol di Kotamobagu ini taat aturan dan akan segera memasukkan laporan dana kampanyenya sebelum jatuh tempo 27 Desember mendatang.”

Dihubungi terpisah, Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu, mengatakan pada peraturan KPU tersebut telah ditegaskan bahwa seluruh parpol peserta Pemilu 2014 wajib melakukan pelaporan awal maupun pelaporan akhir. “KPU akan memberikan sanksi tegas seperti pencoretan parpol peserta pemilu yang tidak melaporkan dana kampanye sesuai dalam 138 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu DPR, DPD dan DPRD.”

Kata Nayodo, parpol yang tidak membuat laporan awal dana kampanye hingga batas akhir, yaitu 2 Maret 2014, maka akan dikenai sanksi tidak diikutkan dalam Pemilu. “Sedang parpol peserta Pemilu 2014 yang tidak menyampaikan laporan akhir dana kampanye pada 24 April 2014 atau 14 hari setelah pemungutan suara, bisa dikenai sanksi paling berat yaitu tidak ditetapkannya calon yang terpilih apabila mendapat kursi dewan.” (**)

Leave a Reply