6 Jam Distribusi Logistik Pileg

KOTAMOBAGU – Hanya dalam waktu tak lebih dari enam jam, mulai pukul 09.00 -15.00 wita, seluruh logistik pemilu legislatif (pileg) untuk wilayah Kotamobagu terdistribusi dengan baik.

Menurut Ketua Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, Nova Tamon, total seluruh kotak dan bilik yang terdistribusi masing-masing sebanyak 4 buah dikali 242 tempat pemungutan suara (TPS) yakni 968 untuk kotak suara yang terdiri dari DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kotamobagu. Demikian halnya bilik masing-masing TPS mendapatkan empat buah.

“Total semua logistik yang sudah didistribusi ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 1.936. Didalam kotak berisi formulir, surat suara, plano, dan alat tulis menulis serta lainnya guna mendukung aktivitas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS,” tegas Nova di ruang kerjanya, Selasa (08/04/14).

Dibagian lain, Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, mengharapkan semua komisioner dan staf KPU yang sudah terbagi dalam empat kelompok untuk mengontrol dan mengevaluasi logistik hingga penghitungan suara pada Rabu (09/04/14) besok.

“Jadi, kalau misalnya ada yang kurang atau belum lengkap seperti formulir atau plano di TPS, koordinator tim harus bertanggungjawab untuk melengkapinya. Tim-tim ini akan berfungsi seterusnya hingga perhitungan suara di tingkat TPS, mereka yang harus memantau hasilnya dan mengawalnya hingga pengiriman ke Jakarta lewat KPU Kotamobagu,” ujar Nayodo.

Secara keseluruhan, sebagaimana hasil pantauan KPU Kotamobagu, aktivitas KPPS mulai menunjukkan peningkatan, apalagi dengan sudah terdistribusinya logistik ke wilayah mereka.

“Logistik yang kami distribusikan memang sengaja disimpan di Kantor Desa atau Kelurahan demi keamanan, karena disitu akan ada satu orang polisi. Akan repot kalau langsung didrop di TPS, mengingat minimnya personil keamanan,” kata Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi dan humas.

Menurut Asep, teknisnya nanti pada Rabu (09/04/14) pukul 06.00 wita atau satu jam sebelum pemungutan suara dimulai, petugas dari masing-masing TPS atas rekomendasi Ketua KPPS menjemput logistik tersebut ke Kantor Desa atau Kelurahan. “Sebelum dibawa ke TPS petugas pastikan kembali apakah lengkap jumlah kotak dan biliknya.” (**)

Leave a Reply