Home / Berita / 4 Pasangan Calon Komit Perangi Narkoba

4 Pasangan Calon Komit Perangi Narkoba

KOTAMOBAGU– Peredaran narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di Kota Kotamobagu jadi salah satu materi dalam acara debat kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu yang dilaksanakan Minggu (16/06/) kemarin.

Empat pasangan calon menyatakan ketegasan dan komitmennya untuk memerangi narkoba di daerah ini. Pada sesi itu, kandidat dipersilahkan memberikan argumen, solusi sekaligus jawabannya dalam pertanyaan tentang peredaran narkoba ini.

Pasangan nomor urut satu (Tatong Bara-Jainudin Damopolii) mengatakan berbagai solusi untuk menghilangkan narkoba.

“Kita perlu menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba ini. Kerjasama dan koordinasi sesama instansi terkait perlu dilakukan. Demikian juga hukuman yang diberikan kepada pengedar dan pemakai harus setimpal agar menjadi efek jera. Disisi lain, seluruh aparat pemerintahan juga harus bebas narkoba. Dengan kata lain, berantas dari hulu ke hilir karena ini mush bsar kita semua,” jelas pasangan yang dikenal dengan jargon TB-JaDi ini.

Nurdin Makalalag-Sahat Robert Siagian (BeNaR) dengan nomor urut dua mengatakan, semua pihak harus dibekali agar tidak terjerumus ke dalam narkoba. “Kotamobagu tidak boleh ada narkoba. Kita harus punya komitmen bersama untuk memberantas narkoba ini, karena masalah ini bukan cuma di Indonesia tapi juga Internasional,” tegas Nurdin dan Robert.

Pasangan Djelantik Mokodompit-Rustam Simbala (DjelaS), menyatakan ketegasannya terhadap narkoba. Bahkan pasangan nomor urut tiga ini mengaku sudah lakukan test urin.

“Saya bukan hanya berkoar soal bagaimana pencegahan peredaran. Akan tetapi saya boleh dikata yang pertama melakukan tes urin. Bahkan saya tegaskan untuk diikuti oleh pimpinan SKPD dan para pelajar. Dan inilah komitmen pemerintah untuk melakukan pemberantasan dan peredaran Narkoba harus berawal dari diri sendiri,”katanya.

Pasangan nomor urut empat (Muhammad Salim Landjar-Ishak Sugeha) mengatakan, perlu adanya kekuatan mental spritual kepada seluruh masyarakat. “Narkoba haram hukumnya ada di Kotamobagu. ini sudah komitmen awal kami, bahkan jauh sebelum kamni ditetapkan sebagai pasangan calon,” tegas pasangan yang akrab disapa LarIs ini.(*)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply