Home / Berita / Pleno DPT Pilkada 2018 Catat Rekor

Pleno DPT Pilkada 2018 Catat Rekor

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan pleno dalam rangka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Kota Kotamobagu Tahun 2018 mencatat sejarah terlama dalam pelaksanaan pemilu di daerah ini.
“Setidaknya inilah dinamisnya tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Kami (KPU Kota Kotamobagu, red) tidak mau ada persoalan-persoalan yang terjadi di tahapan ini, sehingga pelaksanaan tahapan pun harus ekstra hati-hati dan transparan,” kata Nova Tamon, Ketua KPU Kota Kotamobagu, Selasa (17/04/18).
Hingga berita ini diturunkan, pelaksanaan pleno penetapan DPT yang dimulai sejak pukul 10.30 wita masih berlangsung. Nova tidak bisa memberikan jaminan apakah pleno tersebut akan selesai malam ini juga, atau bersambung hingga besok hari.
“Memang, tahapan pleno tingkat kabupaten/kota itu sendiri akan berakhir hingga tanggal 19 April 2018 lusa, karena itu kita masih punya waktu dua hari untuk menetapkan DPT,” tegas Nova diiyakan Asep Sabar, Iwan Manoppo dan Ridwan Kalau yang sejak pukul 10.30 wita memimpin jalannya pleno.
Dari pantauan media ini, semua pihak yang dihadirkan dalam pleno, yakni tim pasangan calon dan panwas memberikan banyak rekomendasi nama pemilih yang belum terdata dalam daftar pemilih sementara yang dipajang sejak 24 Maret hingga 2 April 2018 lalu.
“Sebagian nama-nama yang disodorkan langsung dicek, baik di sistem data pemilih (SIDALIH) yang digunakan KPU maupun sistem informasi dan administrasi kependudukan (SIAK) yang dikelola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” jelas Asep yang juga penanggungjawab divisi perencanaan dan data. Bagi nama yang tidak terdata langsung dimasukkan, sementara yang sudah meninggal, ganda atau pindah domisili langsung dihapus.
Menurut Asep, di pleno kali ini KPU Kota Kotamobagu mengundang operator dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu. Dengan menghadirkan operator SIAK di rapat pleno lebih mempermudah KPU Kota Kotamobagu untuk mengidentifikasi nama-nama yang direkomendasikan, baik oleh Panwas maupun tim pemenangan pasangan calon.
“Pendeteksian data pemilih, baik melalui SIAK maupun SIDALIH dianggap penting agar diketahui secara tepat pemilih. Karena bisa saja ada pemilih yang namanya tertera di SIDALIH tapi tidak ada di SIAK, atau sebaliknya, dan itu terjadi.” (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …