1.694 KPPS Dibekali

KOTAMOBAGU – Sebanyak 1.694 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KKPS) yang sudah direkomendasikan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai dibekali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu.

“Semakin dekatnya hari H pemungutan suara, maka penguatan kemampuan KPPS yang merupakan ujung tombak penyelenggara pemilu di tingkat bawah sudah harus dilakukan,” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu didampingi Iwan Manoppo, Aditya Tegela dan Sekretaris KPU, Agung Adati, di Restoran Lembah Bening, Rabu (02/04/14).

Penguatan kemampuan KPPS yang dilakukan oleh KPU Kotamobagu, lanjut Nayodo berupa teknis pemungutan serta penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). “Kita harus berikan teknis sejelas-jelasnya, sekecil apapun yang akan terjadi di TPS pada saat pemungutan suara nanti. Ini penting jangan sampai ketika waktunya masih ada KPPS yang tidak mengerti bagaimana menghadapi sebuah persoalan,” jelas Nayodo.

Aditya Tegela, komisioner yang membidangi teknis penyelenggara mengatakan bimbingan teknis tersebut dilakukan agar para KPPS dapat memahami tata kerja pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April mendatang.

“Di Kotamobagu ada 242 TPS yang tersebar di tiga daerah pemilihan dan empat kecamatan, dimana masing-masing TPS diisi oleh petugas KPPS sebanyak tujuh orang. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya semaksimal mungkin berkaitan dengan pemilu 2014,” jelasnya.

Aditya menambahkan, KPPS merupakan bagian dari masyarakat pemilih, disamping tugasnya sebagai penyelenggara pemungutan suara, KPPS juga berkewajiban untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2014.

“Setidaknya mereka (KPPS) usai mengikuti bimtek dapat memberikan penyuluhan terhadap keluarga, tetangga terdekat dan teman-temannya untuk dapat mengimbau agar tidak golput,” katanya.

Dia juga mengharpkan kepada KPPS pada H-1 pemungutan suara bisa menggelar simulasi pemungutan suara agar mengetahui tugas masing-masing petugas di TPS.

“Kalau ada simulasinya kan para KPPS akan lebih tahu dan nantinya tidak canggung pada hari H-nya,” ujar Aditya sambil menambahkan bahwa untuk melengkapi simulasi tersebut KPU sudah menyiapkan slide atau film dokumenter teknik pemungutan dan penghitungan suara, agar lebih mudah. (**)

Leave a Reply